Posted on June 27 2012 by admin

Misteri Di Balik Kata Impossible

Pada kesempatan ini, saya mencoba untuk sedikit mengungkapkan sesuatu yang agak mengganjal hati saya manakala Pak Andy Sjarif, CEO SITTI bertanya kepada audience “apa yang muncul di pikiran kita bila mendengar kata impossible?”.

Arti kata impossible secara harfiah adalah hal yang mustahil atau nggak mungkin. Kata impossible memiliki antonim kata yakni possible, dan mempunyai beberapa sinonimnya yaitu unimaginable atau out of question atau insufferable atau inconceivable atau unimaginable atau unacceptable.

Peristiwa Sukhoi yang menghebohkan dunia aviation baru-baru ini dapat menjadi salah satu contoh dari pengunaan kata impossible. Banyak orang mempertanyakan “Pesawat Sukhoi Superjet 100 yang didukung sepenuhnya oleh pemerintah Rusia dan dikatakan sebagai salah satu proyek nasional terpenting dan tentunya dilengkapi teknologi canggih, menabrak tebing batu di Gunung Salak Bogor, kok bisa?”. Jawabannya hingga kini, masih menjadi misteri.

“Walau paket kotak hitam belum ditemukan seluruhnya, namun proses pengungkapan misteri jatuhnya pesawat SSJ-100 tetap bisa dipecahkan, namun tidak secepat bila CVR dan FDR-nya telah ditemukan. Paling cepat bisa di bawah satu tahun, paling lama bisa dua tahun,” kata teknisi KNKT Andreas Ricardo Hananto di Posko Pasir Pogor, Bogor, Jawa Barat, Rabu (16/5/2012).

Di balik kata impossible, tersimpan kata misteri.

Kalau dulu orang mengatakan ga mungkin manusia bisa seperti burung yang dapat terbang, di masa sekarang sudah menjadi hal yang biasa. Kita sudah mafhum dengan misterinya. Hal ini bisa berarti seiring dengan waktu, semakin banyak misteri yang bisa kita ungkap rahasianya, hal yang mustahil pun akan terlihat seperti hal yang mungkin, atau malah menjadi hal yang biasa.

Within God’s Hand”

Salman Alfarisi

PT SITTI

Post to Twitter

One Response to “Misteri Di Balik Kata Impossible”

  1. NGULIKKU says:

    Yah,karena ,manusia berkembang berdasarkan masa lalu,dan terus bersambung,entah karena kesalahan,penasaran,ketidaksengajaan,dlll …maka manusia menmukan yang baru…juga karena dorongan untuk ingin memenuhi kemudahan….

Leave a Reply