Posted on September 6 2011 by sittibloger

Bekal Teknologi Untuk si Buah Hati

(Teknologi bukan sekedar gadget)

Ini terjadi di suatu hari di rumah saya.

Saya lagi menemani Rania, anak perempuan saya yang berusia 3 tahun main iPad (sejak beli iPad, barang itu lebih sering ada di tangan Rania dibanding di tangan saya). Saya lihat dia lagi main game-game yang buat saya waktu kecil dulu membosankan: angka-angka, permainan warna, dan sejenisnya. Tapi Rania tampak menikmatinya.

Kami lalu memainkan game yang lain, ketika kami menemukan satu adegan di mana karakternya harus melompat. Saya coba tap, lalu tap lagi, dan lagi, tapi nggak bisa. Akhirnya saya menyerah dan Rania membantu saya. Saya, CEO dari SITTI, sebuah perusahaan digital start-up di Jakarta, diajarin main game di iPad sama anak saya. Kebangetan! (iya, saya maksudnya)

Saya membayangkan 17 tahun dari sekarang. Rania pasti sudah mencapai level kenyamanan menggunakan teknologi karena sudah melakukannya selama 20 tahun. Bayangkan bermacam-macam manfaat yang akan dia rasakan, berbagai hal yang bisa dia dapatkan, hanya dengan kebiasaannya berinteraksi dengan internet dan teknologi.

Sebagai keluarga, saya pikir sudah saatnya kita melihat teknologi lebih dari sekedar gadget. Kenapa nggak kita mulai melihatnya sebagai sebuah alat untuk mencapai kehidupan anak kita yang lebih baik?
Teknologi memungkinkan kita untuk bisa ngapain aja. It makes the world limitless.

Yuk pastikan kita menyiapkan aplikasi edukasi di gadget kita, selain hanya aplikasi permainan.

Yuk belikan anak kita laptop ukuran kecil dibanding sekedar membelikan video games.

Mari ajari keluarga kita untuk bisa produktif saat menggunakan teknologi.

Lalu saya kembali membayangkan tahun 2031: Rania Kancana Tdya Dalima Sjarif, 23 tahun, menggunakan advanced technology untuk mengubah air kotor menjadi air bersih siap minum. Pasti hari itu saya akan teringat sama Rania yang lagi mainin iPad saya, hari ini.

As posted on Market+ edisi 20 | Juli 2011

Post to Twitter

4 Responses to “Bekal Teknologi Untuk si Buah Hati”

  1. phrairin says:

    amien, teknologi baik atau buruk, tergantung kita juga kan..

    BTW, mbak sitti, komen di blog sitti kok gk di approve?

  2. Samaa TV says:

    Bekal Teknologi Untuk si Buah Hati | SITTI BLOG. Bekal Teknologi Untuk si Buah Hati | SITTI BLOG

Leave a Reply