Rumah SITTI
Pertama kali menginjakkan kaki di kantor SITTI, saya kira ini bukan kantor, melainkan seperti kafetaria/sejenisnya. Mungkin jika dibilang kantor, SITTI lebih menyerupai tempat diskusi perusahaan MLM, karena dari pintu luar terlihat jelas beberapa bangku ‘hijau terang’ yang mengelilingi meja. Disisi lain bahkan ada meja yang memakai drum bekas yang diberi warna dan diberi kaca bundar diatasnya, sungguh tidak pernah terfikir oleh saya ada meja seperti itu, sebuah drum bekas yang menurut sebagian orang adalah barang yang tidak berguna, bias disulap dengan begitu kreatifnya.
Kemudian decak kagum saya tak berhenti sampai disana, saya masuk ke yang dibilang ‘pantry’ tapi menurut saya lebih cocok disebut ‘mini bar’ karena dikelilingi oleh bangku-bangku berkaki tinggi yang mengelilingi (lagi-lagi) meja bundar yang kakinya terbuat dari kayu yang disusun melingkar. Sudut ini langsung saya jadikan sebagai tempat favorit saya
Yang tidak kalah menarik adalah ruang kerja saya, saya bekerja di ruang finance bersama dua teman seperjuangan saya Kharisma Ayu (@namakuima) dan M.Imron (@imrounahmad), disinilah kami menghabiskan waktu paling banyak. Ruangan kami terletak di pojok, namun ruangan kami tidak kalah seru dengan sudut lain di kantor SITTI ini. Di ruangan finance SITTI terdapat meja panjang yang hampir mirip meja kantin sekolah yang mengelilingi tiga dari empat sudut diruangan ‘pojok’ ini, dan di dinding atasnya terdapat lemari gantung yang lebih mirip kitchen set di dapur rumah kita, seru bukan?
Dan setelah hampir satu tahun saya berada di kantor SITTI ini saya tidak pernah bosan berada disetiap sudut di kantor ini. Saya memahami mengapa kantor SITTI di desain dengan begitu menarik oleh para atasan SITTI seperti ini, karena agar kita selalu bersemangat setiap pagi menuju kantor SITTI dan kita tetap merasa berada di rumah ke-2 yang nyaman yang dapat melahirkan karya-karya terbaik untuk Negeri.
Karena kelak SITTI akan menjadi perusahaan kebanggaan anak bangsa
Siti Malinda
Finance, PT SITTI